CV. SUMBER MANDIRI MAKMUR
Specialist Pendingin & Solusi Tata Udara
Alamat: taman ciruas permai blok c 2 no 40 taman ciruas permai
Alamat: taman ciruas permai blok c 2 no 40 taman ciruas permai
Pelawad, Ciruas, serang,
Banten 42182
Banten 42182
Tlp : 0852 1410 2208 CIRUAS SERANG BANTEN
Service Chiller Serang Banten
1.Pendahuluan
AC sentral adalah
sistem pendinginan ruangan yang dikontrol dari satu titik atau tempat
dimana proses pendinginan udara terpusat pada satu lokasi yang kemudian
didistribusikan/dialirkan
ke semua arah atau lokasi (satu Outdoor dengan beberapa indoor). sesuai
dengan ukuran ruangan dan isinya dengan menggunakan saluran udara.
Saat ini ada dua sistem AC Central yang banyak dipakai untuk pendinginan ruangan yaitu : Sistem Air dan Sistem Freon.
2.Sistem Air
Pada
AC sentral sistem air, media pembawa dingin yang berjalan dalam pipa
distribusi adalah air / water. sedangkan pada sistem freon, media yang
dipakai untuk membawa dingin adalah gas freon. sistem air
memiliki kelebihan dapat digunakan dalam skala ruangan yang besar /
gedung bertingkat atau mall yang berukuran besar. sedangkan sistem freon hanya dapat dipakai dalam sistem yang tidak terlalu besar / jauh jaraknya antara unit indoor dan outdoor.
3.Sistem Freon
Pada AC sentral sistem freon, unit AC Central yang dikenal biasa disebut dengan Split Duct.
Prinsip kerjanya hampir sama dengan sistem ac split biasa, akan tetapi
lubang udaranya menggunakan sistem ducting / pipa dan pada tiap-tiap
keluaran udaranya menggunakan diffuser. dan untuk mengatur besar kecilnya udara yang keluar digunakan damper.
Kelebihan daripada
sistem ac central split duct ini adalah pendistribusian dinginnya
merata pada setiap ruangan dan komponen yang dipakai tidak terlalu
banyak karena hanya menggunakan unit indoor, condensing unit / outdoor
ac, dan ducting ac / saluran ac.
- Chiller / Condensing Unit / Outdoor AC
- AHU (Air Handling Unit)
- Ducting AC / saluran ac
- Cooling Tower
- Pompa Sirkulasi
- Pemipaan
a.Chiller (unit pendingin).
Gambar 2.1 Chiller (unit pendingin)
Chiller adalah mesin refrigerasi yang berfungsi untuk mendinginkan fluida
dalam hal ini air melalui sebuah proses kompresi uap ataupun siklus
pendinginan yang kemudian fluida tersebut bisa disirkulasi untuk
didistribusikan ke peralatan air handling unit
Jenis Chillerdidasarkan pada jenis kompressornya :- Reciprocating
- Screw
- Centrifugal
- Air Cooler
- Water Cooler
b.AHU (Air Handling Unit)/Unit Penanganan Udara
AHU Adalah suatu mesin penukar kalor, dimana udara panas dari ruangan dihembuskan melewati coil pendingin didalam AHU sehingga menjadi udara dingin yang selanjutnya didistribusikan ke ruangan.
Di dalam unit AHU terdapat beberapa komponen antara lain:
1) Filter merupakan penyaring udara dari kotoran, debu, atau partikel-partikel lainnya sehingga diharapkan udara yang dihasilkan lebih bersih. Filter ini dibedakan berdasarkan kelas-kelasnya.
2) Centrifugal fan merupakan kipas/blower sentrifugal yang berfungsi untuk mendistribusikan udara melewati ducting menuju ruangan-ruangan.
3) Koil pendingin, merupakan komponen yang berfungsi menurunkan temperatur udara.
Prinsip kerja secara sederhana pada unit penanganan udara ini adalah menyedot udara dari ruangan (return air) yang kemudian dicampur dengan udara segar dari lingkungan (fresh air) dengan komposisi yang bisa diubah-ubah sesuai keinginan. Campuran udara tersebut masuk menuju AHU melewati filter, fan sentrifugal dan koil pendingin. Setelah itu udara yang telah mengalami penurunan temperature didistribusikan secara merata ke setiap ruangan melewati saluran udara (ducting) yang telah dirancang terlebih dahulu sehingga lokasi yang jauh sekalipun bisa terjangkau.
Beberapa kelemahan dari sistem ini adalah jika satu komponen mengalami kerusakan dan sistem AC sentral tidak hidup maka semua ruangan tidak akan merasakan udara sejuk. Selain itu jika temperatur udara terlalu rendah atau dingin maka pengaturannya harus pada termostat di koil pendingin pada komponen AHU.
Ducting AC adalah media penghubung antara AHU dengan ruangan yang akandikondisikan udaranya, fungsi utama dari ducting adalah meneruskan udara yang didinginkan oleh AHU untuk kemudian didistribusikan ke masing-masing ruangan.
Gambar 2.3 Ducting AC
d.Colling Tower
Fungsi utamanya sebagai alat untuk mendinginkan air panas dari kondensor dengan cara dikontakkan langsung dengan udara secara konveksi paksa menggunakan fan/kipas.Konstruksi cooling tower terdiri dari system pemipaan dengan banyak nozzle,fan/blower, bakpenampung, casing.
e.Pompa Sirkulasi
Ada dua jenis pompa sirkulasi, yaitu :1) Pompa sirkulasi air dingin ( Chilled Water Pump ) berfungsi mensirkulasikan air dingin dari Chillerke Koil pendingin AHU / FCU.
2) Pompa Sirkulasi air pendingin ( Condenser Water Pump ).
Pompa ini hanya untukChiller jenis Water Cooled dan berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin dari kondensorChiller ke Cooling Tower dan seterusnya.
f.Pemipaan
Pemipaan adalah suatu sistem instalasi pipa yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan-peralatan pada suatu sistem AC sentral dimana di dalamnya mengalir air.
4.Sistem Kerja AC Sentral
Pada unit pendingin atau Chiller yang menganut system kompresi uap, komponennya terdiri dari kompresor, kondensor, alat ekspansi dan evaporator. Pada Chiller biasanya tipe kondensornya adalah water-cooled condenser. Air untuk mendinginkan kondensor dialirkan melalui pipa yang kemudian outputnya didinginkan kembali secara evaporative cooling pada cooling tower.
Pada komponen evaporator, jika sistemnya indirect cooling maka fluida yang didinginkan tidak langsung udara melainkan air yang dialirkan melalui system pemipaan. Air yang mengalami pendinginan pada evaporator dialirkan menuju system penanganan udara (AHU) menuju koil pendingin.
Prinsip kerja secara sederhana pada unit penanganan udara ini adalah menyedot udara dari ruangan (return air) yang kemudian dicampur dengan udara segar dari lingkungan (fresh air) dengan komposisi yang bisa diubah-ubah sesuai keinginan. Campuran udara tersebut masuk menuju AHU melewati filter, fan sentrifugal dan koil pendingin. Setelah itu udara yang telah mengalami penurunan temperatur didistribusikan secara merata ke setiap ruangan melewati saluran udara (ducting) yang telah dirancang terlebih dahulu sehingga lokasi yang jauh sekalipun bisa terjangkau.
Beberapa kelemahan dari sistem ini adalah jika satu komponen mengalami kerusakan dan sistem AC sentral tidak hidup maka semua ruangan tidak akan merasakan udara sejuk. Selain itu jika temperatur udara terlalu rendah atau dingin maka pengaturannya harus pada termostat di koil pendingin pada komponen AHU. Dari penjelasan diatas, jelas sistem AC Sentral sangat berbeda dengan AC Split baik dari segi fungsi maupun dari segi instalasi. Istilah Sistem AC Sentral diperuntukkan untuk instalasi AC di satu gedung yang tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri (misalnya per ruang). Semua dikontrol di satu titik dan kemudian hawa dinginnya didistribusikan dengan pipa ke ruangan-ruangan. Dengan AC sentral yang bisa dilakukan cuma mengecilkan dan membesarkan lubang tempat hawa dingin AC ke ruang kita. Contoh AC sentral adalah di mall, gedung mimbar, gedung perkantoran yang luas atau di dalam bis ber AC.
CV. SUMBER MANDIRI MAKMUR Alamat: taman ciruas permai blok c 2 no 40 taman ciruas permai, Pelawad, Ciruas, serang,
Banten 42182
